Jumat, 27 April 2012

SIKLUS PENGGAJIAN




Siklus Penggajian adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan data yang terkait dengan manajemen yang efektif atas tenaga kerja.
3 fungsi dasar dari SIA pada siklus SDM/penggajian adalah:
  1. Pemrosesan data transaksi tentang aktivitas karyawan
  2. Menjaga aset organisasi
  3. Penyediaan informasi untuk pengambilan keputusan
Aktivitas Siklus Penggajian :
  1. Perbarui File Induk Penggajian
  2. Perbarui Tarif dan Pemotongan pajak
  3. Validasi Data Waktu dan Kehadiran
  4. Mempersiapkan Penggajian
  5. Membayar Gaji
  6. Hitung Kompensasi dan Pajak yang Dibayar Perusahaan
  7. Keluarkan Pajak Penghasilan dan Potonagn Lain-Lain
Fungsi utama kedua dari SIA dalam manajemen SDM / penggajian adalah menyediakan pengendalian internal yang memadai agar dapat memastikan terpenuhinya tujuan-tujuan berikut ini :
  1. Semua transaksi penggajian diotorisasi dengan benar.
  2. Semua transaksi penggajian yang dicatat valid.
  3. Semua transaksi penggajian yang valid dan diotorisasi dicatat
  4. Semua transaksi penggajian dicatat secara akurat.
  5. Peraturan pemerintah terkait yang berhubungan dengan pengiriman pajak dan pengisian laporan penggajian serta MSDM telah dipenuhi.
  6. Aset (baik kas dan data) dijaga dari kehilangan atau pencurian.
  7. Aktivitas siklus manajemen SDM / penggajian dilakukan secara efisien dan efektif.
Bagian-bagian yang terkait dalam siklus pengeluaran kas adalah :
  1. Petugas Absensi
  2. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
  3. Karyawan
  4. Pemerintah
  5. Asuransi
  6. Bank
  7. Pimpinan
Data-data yang dibutuhkan dan dihasilkan dari siklus pengeluaran kas :
  1. Daftar absensi&lembur karyawan
  2. Daftar gaji&lembur karyawan
  3. Daftar Pajak Penghasilan Terutang
  4. Daftar Asuransi dibayar dimuka
  5. Slip Penggajian
  6. Slip Pajak Penghasilan
  7. Slip Asuransi
  8. Laoran Penggajian
Job Description Siklus Penggajian :
1. 。1. Petugas Absensi
  • Menjaga bagian check lock / finger print
  • Mengecek absensi karyawan
  • Membuat daftar absensi karyawan
  • Membuat daftar lembur karyawan
2. 22. Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Membuat daftar gaji karyawan
  • Membuat daftar upah lembur karyawan
  • Menghitung Pajak Penghasilan Pribadi Karyawan
  • Menghitung Biaya Asuransi Karyawan
  • Menyerahkan dokumen-dokumen tersebut diatas
  • Menyetor uang ke bank
  • Membuat laporan penggajian
3. 33. Karyawan
  • Menerima slip penggajian
  • Membuat revisi apabila ada kesalahan penghitungan
  • Mengecek dan mengambil uang di bank
4. 44. Pemerintah
  • Menerima slip pajak penghasilan
  • Membuat revisi apabila ada kesalahan penghitungan
  • Mengecek dan mengambil uang di bank
5. 55. Asuransi
  • Menerima slip biaya asuransi
  • Membuat revisi apabila ada kesalahan penghitungan
  • Mengecek dan mengambil uang di bank
6. 66. Bank
  • Menerima daftar gaji&lembur karyawan
  • Menerima daftar pajak penghasilan karyawan
  • Menerima daftar biaya asuransi karyawan
  • Mentransfer uang ke masing-masing departemen yang bersangkutan
  • Membuat slip gaji&lembur karyawan
  • Membuat slip pajak penghasilan karyawan
  • Membuat slip biaya asuransi karyawan
  • Menyerahkan slip-slip tersebut diatas ke perusahaan (bagian MSDM)
7. 77. Pimpinan
  • Menerima laporan penggajian dari bagian Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Mengecek laporan penggajian
  • Membuat revisi dan menguji laporan tersebut apabila ada kesalahan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar